Malam

Mulai kelam
belum buntu malam
kami masih berjaga
thermopylae?
jagal tidak dikenal ?
tapi nanti
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam hilang

Senja di pelabuhan kecil

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

gerimis mempercepat kelam. ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak

tiada lagi. aku sendiri. berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.

Tak sepadan

Aku kira:
beginilah nanti jadinya
kau kawin, beranak dan berbahagia
sedang aku mengembara serupa ahasveros

dikutuk-sumpahi eros
aku merangkaki dinding buta
tak satu juga pintu terbuka

jadi baik juga kita padami
unggunan api ini
karena kau tidak ‘kan apa-apa
aku terpanggang tinggal rangka